JAKARTA – Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN sering membawa dampak bingung banyak siswa SMA dikala menginginkan melakukan pendaftaran kuliah. Padahal, salah mendaftar justru tambah bakal membawa dampak ada masalah nantinya.

SNMPTN dan SBMPTN sendiri merupakan 2 cara yang sanggup digunakan bagi siswa SMA untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Keduanya punya perbedaan dalam metode dan juga persyaratannya.

Apa saja perbedaannya? Berikut pemaparannya.

SNMPTN

SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalan undangan. Sistem seleksi SNMPTN diperkenalkan terhadap tahun 2008.

Dengan jalan ini, siswa sanggup masuk perguruan tinggi negeri tanpa mesti mengikuti ujian tertulis atau UTBK. Sistem seleksi yang diterapkan di SNMPTN adalah dengan memperhitungkan nilai rapor atau prestasi calon mahasiswa baru selama sekolah.

Baca Juga: Memilih Bimbel SBMPTN Terbaik

Cara seleksinya adalah dengan mengakumulasikan nilai rapor semester 1 sampai semester 5, dan juga nilai non-akademik seperti ekstrakurikuler dan prestasi lainnya juga menjadi bahan pertimbangan.

Akreditasi sekolah asal pendaftar juga juga dalam bahan pertimbangan SNMPTN.

Adapun syarat-syarat berasal dari SNMPTN 2022 sebagai berikut:

Persyaratan SNMPTN

  1. Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:

a. SMA/MA/SMK yang membawa NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).

b. Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

  1. Persyaratan Siswa Pendaftar

Siswa pendaftar yang berhak mengikuti SNMPTN adalah:

a. Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) terhadap tahun 2021 yang punya prestasi unggul.

b. Memiliki NISN yang terdaftar di PDSS

c. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 yang sudah diisikan oleh sekolah di PDSS atau punya nilai rapor semester 1 sampai dengan 7 bagi SMK dengan era studi empat tahun.

d. Memiliki prestasi akademik dan mencukupi syarat-syarat yang ditentukan oleh tiap-tiap PTN.

c. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 yang sudah diisikan oleh sekolah di PDSS atau punya nilai rapor semester 1 sampai dengan 7 bagi SMK dengan era studi empat tahun.

d. Memiliki prestasi akademik dan mencukupi syarat-syarat yang ditentukan oleh tiap-tiap PTN.

  1. Penerimaan di PTN

Siswa pendaftar di terima di PTN, jika:

a. lulus satuan pendidikan SMA/SMK/MA;

b. punya account di LTMPT:; dan

c. lulus SNMPTN 2022; dan

d. lolos verifikasi information dan mencukupi syarat-syarat lain yang ditentukan oleh tiap-tiap PTN penerima.

Baca Juga: Mau Jadi Dokter? Ini Bimbel Kedokteran Rekomendasi

SBMPTN

SBMPTN merupakan singkatan berasal dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Pada mulanya, SBMPTN juga merupakan bagian berasal dari SNMPTN .

Bedanya, SBMPTN bernama SNMPTN Tulis dan SNMPTN yang satu lagi bernama SNMPTN Undangan. SBMPTN adalah jalan yang mengharuskan calon mahasiswa baru untuk mengikuti tes tertulis.

Nilai berasal dari hasil mengerjakan ujian yang menentukan anda di terima di perguruan tinggi negeri atau tidak. Dalam SBMPTN, calon mahasiswa baru juga mesti mengikuti UTBK sebagai nilai yang bakal digunakan untuk bersaing di SBMPTN.

Terdapat syarat untuk mengikuti SBMPTN 2022, yakni:

  1. Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 terhadap tahun 2022, Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020, atau lulusan Paket C tahun 2019, 2020, dan 2021.
  2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2022 mesti punya Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah. Pendidikan sedikitnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna teranyar yang terkait dengan dibubuhi cap stempel yang sah.
  3. Bagi siswa lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019, 2020, dan 2021 mesti punya ijazah.
  4. Memiliki kesegaran yang cukup supaya tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  5. Memiliki nilai UTBK 2022.
  6. Telah membawa dampak dan membawa account di LTMPT.
  7. Bukan calon mahasiswa baru yang lulus jalan SNMPTN 2022.