Kuliah Jurusan Arsitektur
Bimbel Lavender – Singkatnya jurusan arsitektur merupakan jurusan yang mempelajari cara mendesain sebuah bangunan, sehingga bangunan tersebut mempunyai nilai estetis di dalamnya. Selain mempertimbangkan segi estetika, seorang arsitek juga harus membuat detil perhitungan kekuatan suatu bangunan dalam rancangannya. Arsitektur lebih cenderung menuangkan ide, konsep, dan desain di atas kertas, sedangkan realisasi pembangunannya akan dikerjakan oleh Teknik Sipil.
Prospek Kerja Jurusan Arsitektur
Prospek jurusan ini pun cukup menjanjikan. Prospek karir utama lulusan jurusan arsitektur terletak di bidang terkait perancangan bangunan dan lingkungan binaan seperti teknologi bangunan, perancangan arsitektur, perancangan lansekap, dan perencanaan kota. Selain itu, kamu juga dapat bekerja di instansi pemerintah, menggeluti bidang properti, bekerja di bidang pendidikan dan penelitian, bahkan kalian dapat membuka jasa desain dan konsultan dengan ilmu yang telah kalian dapatkan. Menjadi seorang arsitek cocok untuk kalian yang menyukai gambar desain, teliti dan detil, serta dengan senang hati bekerjasama dengan orang-orang dari bidang terkait seperti lulusan teknik sipil, desainer interior, dan quantity surveyor.
PTN terbaik untuk Jurusan Arsitektur dan nilai rata-rata UTBK Arsitektur
Berikut PTN terbaik untuk jurusan arsitektur terbaik berdasarkan nilai rata-rata UTBK & nilai UTBK terkecil yang diterima di jurusan tersebut:
Institut Teknologi Bandung (ITB), SAAPK: Nilai rata-rata UTBK 693.39 Nilai Terendah 664.66
Universitas Indonesia (UI), Arsitektur Interior: Nilai rata-rata UTBK 681.69 Nilai Terendah 663.43
Universitas Indonesia (UI), Arsitektur: Nilai rata-rata UTBK 679.35 Nilai Terendah 649.47
Universitas Gadjah Mada (UGM), Arsitektur: Nilai rata-rata UTBK 678.19 Nilai Terendah 659.2
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Arsitektur: Nilai rata-rata UTBK 660.33 Nilai Terendah 639.37
Biaya Kuliah Jurusan Arsitektur
Bicara kuliah pasti bicara juga denga biaya kuliah yang harus dikeluarkan. Untuk perkuliahan di jurusan arsitektur biayanya berbeda-beda. Tergantung kampus/universitas, kemampuan ekonomi dan juga jalur masuk yang ditempuh. Berikut rangkuman biaya kuliah jurusan teknik mesin 5 PTN terbaik di Indonesia.
Biaya Kuliah SAAPK ITB
Biaya Kuliah Teknik Mesin di ITB dibedakan besarannya berdasarkan tingkat kemapuan ekonomi dan juga jalur masuk yang ditempuh oleh peserta. Berikut besaran biayanya:
- Jalur SNMPTN dan SBMPTN
Untuk Biaya kuliah agi siswa yang lulus dari SNMPTN ataupun SBMPTN jumlah besaran biaya yang harus dibayarkan sama dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orangtua siswa berikut besarannya:
UKT1: 0
UKT2: Rp.2,500,000,00/Semester
UKT3: Rp.5,000,000,00/Semester
UKT4: Rp.7,500,000,00/Semester
UKT5: Rp.10,000,000,00/Semester
UKT6: Rp.12,500,000,00/Semester
- Jalur Ujian Mandiri
Sedangkan untuk siswa yang lulus melalui jalur ujian mandiri ITB biaya yang ditetapkan disamaratakan sebesar Rp.25,000,000,00/Semester
Biaya Kuliah di Arsitektur UI
Sistem pembayaran perkuliahan di Universitas Indonesia atau UI untuk Sarjana Kelas Reguler UI memiliki 2 mekanisme yaitu BOP-Berkeadilan dan BOP Pilihan.
BOP-Berkeadilan merupakan mekanisme pengajuan tarif UKT bagi Mahasiswa yang penetapannya disesuaikan dengan kemampuan penanggung biaya pendidikan dan dalam pengajuannya harus disertai dengan sejumlah data dan dokumen pendukung. Berikut Besaran BOP Berkeadilan Rumpun Saintek (IPA):
Kelas 1: Rp.0 s.d. Rp.500.000
Kelas 2: >Rp.500.000 s.d. Rp.1.000.000
Kelas 3: >Rp.1.000.000 s.d. Rp2.000.000
Kelas 4: >Rp.2.000.000 s.d. Rp4.000.000
Kelas 5: >Rp.4.000.000 s.d. R6.000.000
Kelas 6: >Rp.6.000.000 s.d. Rp7.500.000
BOP-Pilihan merupakan mekanisme pengajuan tarif UKT bagi Mahasiswa yang penetapannya ditentukan sendiri oleh penanggung biaya pendidikan yang didasarkan pada keinginan untuk berpartisipasi dalam membantu biaya operasional pendidikan sarjana reguler di UI dengan membayar Tarif UKT lebih besar dari Tarif UKT Kategori IV BOP-Berkeadilan. Berikut Besaran BOP Pilihan Rumpun Saintek (IPA):
Kelas A: Rp.7.500.000,-
Kelas B: Rp.10.000.000,-
Kelas C: Rp.12.500.000,-
Sedangkan untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur ujian mandiri UI (SIMAK UI) atau Sarjana Kelas Paralel besaran biaya kuliah untuk semua jurusan teknik besaran biayanya disamakan yakni:
Untuk warga negara Indonesia (WNI) besaran biayanya adalah Rp.10,000,000,00/Semester dengan tambahan uang pangkal sebesar Rp.50,000,000,00 yang dibayarkan sekali pada saat pertama kali masuk.
Sedangkan untuk warga negara asing (WNA) besaran biaya yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp.30,000,000,00/Semester dengan tambahan uang pangkal sebesar Rp.50,000,000,00 yang dibayarkan sekali pada saat pertama kali masuk.
Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur ujian mandiri kelas internasional (SIMAK UI KKI) besaran biaya kuliah untuk semua jurusan teknik besaran biayanya disamakan yakni:
Untuk warga negara Indonesia (WNI) besaran biayanya adalah Rp.20,000,000,00/Semester dengan tambahan uang pangkal sebesar Rp.50,000,000,00 yang dibayarkan sekali pada saat pertama kali masuk.
Sedangkan untuk warga negara asing (WNA) besaran biaya yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp.30,000,000,00/Semester dengan tambahan uang pangkal sebesar Rp.50,000,000,00 yang dibayarkan sekali pada saat pertama kali masuk.
Biaya Kuliah Arsitektur UGM
Sistem pembayaran perkuliahan di Universitas Gadjah Mada atau UGM untuk Sarjana Reguler UGM menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal atau UKT dengan besaran yang berbeda-beda sesuai dengan besaran penghasilan orantua. Adapun besaran UKT UGM sebagai berikut:
UKT 0 = Bidikmisi
UKT I (pendapatan ≤ 500.000): Rp.500.000,-
UKT II (500.000 < Penghasilan ≤ 2.000.000): Rp.1.000.000,-
UKT III (2.000.000 < Penghasilan ≤ 3.500.000): Rp.4.000.000,-
UKT IV (3.500.000 < Penghasilan ≤ 5.000.000): Rp.6.500.000,-
UKT V (5.000.000 < Penghasilan ≤ 10.000.000): Rp.8.850.000,-
UKT VI (Penghasilan > 10.000.000): Rp.10.900.000,-
Biaya Kuliah Arsitektur di ITS
Sistem pembayaran perkuliahan di ITS untuk Sarjana Reguler memakai sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Untuk besaran UKT bermacam macam sesuai dengan kemampuan orangtua. Besarannya sebagai berikut:
UKT GOL I: Rp 500.000
UKT GOL II: Rp 1.000.000
UKT GOL III: Rp 5.000.000
UKT GOL IV: Rp 10.000.000
UKT GOL V: Rp 12.500.000
UKT GOL VI: Rp 15.000.000
UKT GOL VII: Rp 19.000.000
Sedangkan bagi mahasiswa yang lulus melalui jalur ujian Mandiri besaran biaya kuliahnya sebesar Rp. 7.500.000,00 per semester ditambah Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) minimal Rp.75.000.000 untuk prodi teknik elektro.

