- Pengertian Test TOEFL
- Jenis Tes TOEFL
- Skema Ujian Masing-Masing Jenis Tes
- Cara Penilaian
- Standar dan Fungsi Sertifikat TOEFL
Pengertian Test TOEFL
TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes standar internasional yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang yang bukan penutur asli bahasa tersebut. Tes ini dirancang untuk menilai keterampilan dalam empat aspek utama bahasa Inggris: membaca, mendengar, berbicara, dan menulis. TOEFL sering digunakan sebagai syarat masuk di universitas, aplikasi beasiswa, atau untuk keperluan pekerjaan di lingkungan internasional, terutama di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. TOEFL hadir dalam beberapa format, seperti TOEFL iBT (Internet-Based Test) dan TOEFL PBT (Paper-Based Test), yang hasilnya digunakan sebagai indikator kemampuan bahasa Inggris akademik.
Jenis Tes TOEFL
TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah ujian standar untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang, terutama bagi yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. Ada beberapa jenis TOEFL, yaitu:
- TOEFL iBT (Internet-Based Test): Ini adalah versi yang paling umum dan populer. Tes ini dilakukan secara online dan mencakup kemampuan membaca, mendengar, berbicara, dan menulis dalam bahasa Inggris.
- TOEFL PBT (Paper-Based Test): Meskipun semakin jarang digunakan karena adanya iBT, tes berbasis kertas ini tetap tersedia di beberapa wilayah. Tes ini mencakup bagian membaca, mendengar, dan menulis. Tes tata bahasa yang dikenal sebagai Structure and Written Expression juga merupakan bagian dari PBT.
- TOEFL ITP (Institutional Testing Program): Digunakan untuk keperluan institusi pendidikan atau perusahaan. Ini adalah versi TOEFL berbasis kertas, tetapi hanya digunakan untuk pengujian internal dan tidak diakui oleh lembaga internasional untuk keperluan studi di luar negeri.
- TOEFL Essentials: Ini adalah versi baru yang lebih singkat dari TOEFL iBT dan difokuskan pada komunikasi sehari-hari serta akademik. Tes ini berlangsung sekitar 1,5 jam dan mencakup bagian mendengar, membaca, berbicara, dan menulis.
Skema Ujian Masing-Masing Jenis Tes
- TOEFL iBT:
- Reading: 3-4 bacaan akademik dengan total 36-56 pertanyaan (60-80 menit).
- Listening: 4-6 ceramah akademik atau percakapan kampus dengan total 34-51 pertanyaan (60-90 menit).
- Speaking: 6 tugas berbicara yang terdiri dari pendapat pribadi, merangkum, dan menanggapi (20 menit).
- Writing: 2 tugas menulis, termasuk menulis esai berdasarkan bacaan atau mendengarkan (50 menit).
- TOEFL PBT:
- Listening Comprehension: Mendengarkan percakapan dan ceramah pendek (30-40 menit).
- Structure and Written Expression: Tata bahasa dan penggunaan bahasa yang benar (25 menit).
- Reading Comprehension: 3-5 bacaan akademik (55 menit).
- Writing (TWE): Esai tentang topik tertentu (30 menit).
- TOEFL ITP:
- Listening Comprehension: Pertanyaan berdasarkan percakapan dan ceramah (35 menit).
- Structure and Written Expression: Pertanyaan tentang tata bahasa dan ekspresi tertulis (25 menit).
- Reading Comprehension: Bacaan akademik dengan berbagai topik (55 menit).
- TOEFL Essentials:
- Listening: Memahami percakapan sehari-hari dan konten akademik.
- Reading: Pemahaman teks akademik dan non-akademik.
- Writing: Menulis esai atau jawaban pendek.
- Speaking: Menanggapi pertanyaan atau memberikan opini.
Cara Penilaian
- TOEFL iBT: Setiap bagian (Reading, Listening, Speaking, Writing) dinilai dengan skala 0-30. Nilai total adalah penjumlahan dari keempat bagian tersebut, dengan skor maksimum 120.
- TOEFL PBT: Skor dihitung dari 310 hingga 677. Bagian Listening, Structure, dan Reading diberi skor terpisah, sedangkan Writing dinilai terpisah dengan skala 0-6.
- TOEFL ITP: Skor berkisar antara 310 hingga 677, tetapi tidak ada bagian menulis atau berbicara.
- TOEFL Essentials: Skor masing-masing bagian berada dalam rentang 1-12, dengan skor total maksimum 48.
Standar dan Fungsi Sertifikat TOEFL
Sertifikat TOEFL memiliki fungsi yang sangat penting, terutama dalam konteks akademik dan profesional:
- Persyaratan Pendaftaran Universitas: Banyak universitas di negara-negara berbahasa Inggris (seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia) dan lainnya menjadikan TOEFL sebagai salah satu syarat penerimaan bagi pelamar internasional. Biasanya, skor minimum berkisar antara 80-100 untuk TOEFL iBT. Kelas internasional berbagai PTN seperti UI juga masih mensyaratkan nilai TOEFL. Untuk Kelas Khusus Internasional Universitas Indonesia sendiri membutuhkan nilai TOEFL PBT minimal 500.
- Keperluan Visa: Beberapa negara, seperti Amerika Serikat, memerlukan sertifikat TOEFL untuk proses pengajuan visa pelajar.
- Fungsi Profesional: TOEFL sering digunakan sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris untuk keperluan pekerjaan, khususnya di perusahaan multinasional.
- Program Beasiswa: Banyak program beasiswa internasional mewajibkan pelamar untuk menyertakan skor TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris.
- Validitas: Sertifikat TOEFL berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes.
Dengan memahami skema dan penilaian dari setiap jenis TOEFL, kamu bisa memilih tes yang paling sesuai dengan kebutuhan akademis atau profesional Anda.


